03/08/12

Ingin Sehat? Bantulah Sesama!

|


bantu sesama
Sobat duraring, meluangkan waktu membantu sesama secara sepintas mengurangi pikiran dan tenaga kita. Namun fakta menunjukkan, membantu sesama justru membuat seseorang lebih merasa lebih baik dan menyehatkan.
Sebuah penelitian terbaru menunjukkan,  melakukan tindakan yang baik telah terbukti secara ilmiah bisa menjadi terapi dalam mengobati gangguan mood dan depresi.

Kegiatan membantu membawakan barang belanjaan seseorang, menulis ucapan terima kasih, atau bahkan menghitung hal-hal yang bisa disyukuri, dapat berfungsi sebagai pengobatan efektif berbiaya rendah untuk mengatasi depresi.
"Hal ini tampaknya benar-benar sepele, dan kita kemudian akan merasa baik selama 10 menit. Tapi untuk penderita depresi, hal itu tidak sepele sama sekali. Orang depresi perlu meningkatkan emosi positif dalam kehidupannya, bahkan barang semenit saja," kata Sonja Lyubomirsky, profesor psikologi di University of California, Riverside dikutip news.health.com.

Menurut pantauan Lyubomirsky, lebih dari 100 juta orang di seluruh dunia menderita depresi dan di antaranya adalah 16 juta orang dewasa di AS. Sekitar 70 persen dari kasus depresi yang dilaporkan tidak mendapatkan pengobatan yang cukup atau tidak diobati sama sekali.
Karenanya, seseorang disarankan melakukan hal-hal positif seperti: Menjadi baik kepada orang lain, mengekspresikan bentuk rasa syukur, berpikir optimis dan merenungkan hal-hal yang baik dalam hidup
"Menjadi positif tidak hanya dapat meningkatkan suasana hati, tapi juga dapat berkembang menjadi peningkatan keimanan," tambah Lyubomirsky.
Sementara itu, Dr Michelle Riba, , mantan presiden American Psychiatric Association yang juga seorang profesor psikiatri dan direktur dari Pusat Depresi di Universitas Michigan, setuju sikap positif dimiliki seseorang dapat memiliki efek dramatis pada psikologis dan menjadikan hidup lebih baik.
"Ada banyak penelitian baik yang menunjukkan tindakan-tindakan tertentu dapat berdampak positif bagi kehidupan. Secara umum, orang yang membantu orang lain akan berhenti berfokus pada rasa sakit dan kekhawatirannya sendiri serta merasa baik atas dirinya sendiri," kata Riba seperti dilansir Health24.com, Rabu (4/1/2012).
Menurut Lyubomirsky, jika ingin mendapat hasil optimal, sebaiknya berpikir dan bertindak positif dilakukan dengan cara yang bervariasi setiap hari.
Makin Sehat
Sebelum ini, sebuah studi yang dilakukan Dr Blaire dan Rita Justice dari Universitas Texas, mereka menemukan bersyukur ternyata memberi manfaat bagi kesehatan psikologis dan fisik.
Studi lain pernah dilakukan oleh Robert A. Emmons dari Universitas of California dan rekannya Mike McCullough dari Universitas Miami, secara acak meminta orang untuk menjalani salah satu dari tiga tugas, yaitu menulis jurnal singkat.

Hasilnya menunjukkan, banyak bersyukur dan berpikir positif justru dapat membawa pengaruh baik bagi kesehatan, mood, hingga hubungan dengan pasangan.

Dalam studinya, ia mengamati hubungan antara kebahagiaan dengan kondisi kesehatan seseorang. Dalam riset ini, tim peneliti meminta para respondennya untuk mengisi buku harian selama 10 minggu. Buku harian ini berisi lima hal yang mereka syukuri yang terjadi minggu lalu. Hasilnya, para responden terbukti 25 persen lebih bahagia dari sebelumnya. Mereka juga menunjukkan kondisi tubuh yang lebih bugar ketimbang orang-orang yang kurang bersyukur atas apa yang dialaminya.

“Riset ini menunjukkan bahwa rasa bersyukur dapat membawa efek yang luar biasa dari segi fisik dan psiko-sosial,” tutur Rita Justice dari University of Texas Health Science Center, seperti dikutip Huffington Post.
Sebelum temuan ini, Islam melalui al-Quran telah mengabarkan pentingnya tolong-menolong (ta’awun) antar sesama, serta manfaat bersukur.
Setidaknya, dalam banyak hadits disebutkan, hubungan yang baik akan mencegah permusuhan dan menyambung ukhuwah. Sebagaimana firman Allah yang artinya, “Sebab itu bertaqwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan di antara saudaramu.” (al-Hujurat:10).
Selain itu, Allah Subhanahu Wata’ala juga memberikan janjinya bagi orang-orang yang banyak bersyukur. “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami (Allah) akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih'." (QS: Ibrahim: 7).






Sekian dulu sobat duraring, semoga berguna...
Jangan lupa untuk berzakat dan meningkatkan amal sholeh dengan infak, shodaqoh..

sumber : hidayatullah
Ingin Sehat? Bantulah Sesama!SocialTwist Tell-a-Friend

6 komentar:

  1. link agan sudah saya pasang
    nice blog

    BalasHapus
  2. salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
    Bersabarlah dalam bertindak agar membuahkan hasil yang manis.,.
    ditunggu kunjungan baliknya gan .,.

    BalasHapus
  3. dalam Islam sudah dijanjikan, bahwa siapa yang rajin membantu orang dan bersedekah bagi yang kurang mampu, maka ALLAH kan melimpahkan rezeki baginya, dan salah satu nikmat rezeki tersebut adalah kesehatan...subhanallah :)

    BalasHapus
  4. thanks kang infonya...

    BalasHapus