22/04/12

Selamat Jalan Pak Wid..

|
Kemarin saya dikejutkan dengan meninggalnya Wamen ESDM, bapak Widjajono Partowidagdo. sosok yang akhir2 ini sering saya lihat di media TV seiring maraknya issue kenaikan bbm. sejak diangkat bulan oktober 2011 lalu sebagai Wamen ESDM, sosoknya sangat menarik perhatian, karena sebagai pejabat tinggi beliau terlihat sangat sederhana, apa adanya, dengan rambut yang kusut tidak rapi. sungguh berbeda dengan tampilan pejabat kebanyakan. tapi sejak sering melihatnya di TV, apalagi dalam debat2 terkait masalah BBM, saya jadi mengagumi sosok beliau ini. dibalik ide2nya yang kontroversial, saya akhirnya sependapat dengan beliau.. orang yang baik, punya integritas, apa adanya, seorang akademisi yang mumpuni. ternyata rambutnya kusut tapi hatinya tidak. selamat jalan pak Wid... semoga mendapatkan tempat yang baik disisiNya, semoga ada lagi Pak Wid Pak Wid lain di Indonesia...
------------
kutipan dari detik.com :


Catatan Terakhir Pak Wid: Sayangi Orang yang Kita Pimpin
Wamen ESDM Widjajono Partowidagdo rajin membuat tulisan inspiratif, baik itu lewat buku atau pun media lainnya. Dalam salah satu catatannya terakhirnya, Widjajono berpesan agar para pemimpin selalu menyayangi orang yang dipimpinnya. Pesan tersebut disampaikan dalam tulisan di milis ikatan alumni ITB. Rrekan almarhum kemudian menyebarkannya pada wartawan, Sabtu (21/4/2012) malam.  

Kalau kita menyayangi orang2 yang kita pimpin, Insya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang akan menunjukkan cara untuk membuat mereka dan kita lebih baik. Tuhan itu Maha Pencipta, segala kehendakNya terjadi. Saya biasa tidur jam 20 dan bangun jam 2 pagi lalu Sholat malam dan meditasi serta ceragem sekitar 30 menit lalu buka komputer buat tulisan atau nulis email. Dalam meditasi biasa menyebutkan: "Tuhan Engkau Maha Pengasih dan Penyayang, aku sayang kepadaMu dan sayangilah aku... Tuhan Engkau Maha Pencipta, segala kehendakMu terjadi..." lalu saya memohon apa yang saya mau... (dan diakhiri dgn mengucap) "Terima kasih Tuhan atas karuniaMu." Subuh saya Sholat di Mesjid sebelah rumah lalu jalan kaki dari Ciragil ke Taman Jenggala (pp sekitar 4 kilometer). Saya menyapa Satpam, Pembantu dan Orang Jualan yang saya temui di jalan dan akibatnya saya juga disapa oleh yang punya rumah (banyak Pejabat, Pengusaha dan Diplomat), sehingga saya memulai setiap hari dengan kedamaian dan optimisme karena saya percaya bahwa apa yang Dia kehendaki terjadi dan saya selain sudah memohon dan bersyukur juga menyayangi ciptaan-Nya dan berusaha membuat keadaan lebih baik. Oh ya, Tuhan tidak pernah kehabisan akal, jadi kita tidak perlu kuatir. Percayalah...
Salam, 
widjajono

link:
http://bisnis.vivanews.com/news/read/306492-wawancara-eksklusif-vivanews-dengan-widjajono
 http://analisis.vivanews.com/news/read/269570--sekarang-saat-yang-tepat-naikkan-harga-bbm-
Selamat Jalan Pak Wid..SocialTwist Tell-a-Friend

0 komentar:

Posting Komentar